Setelah melewati hari yang panjang. Dengan setumpuk
aktivitas yang padat merayap. Akhirnya berhasil juga menamatkan 2 buku yang
sudah ditunggu jauh-jauh hari. Buku ephemera dan teka-teki rasa karya ahimsa
azaleav.
Kalau untuk ephemera sendiri, bukunya itu terdiri dari
kumpulan cerita pendek yang dikemas menjadi 1 buku. Namun ketika menjelang
akhir buku. Terdapat beberapa bab cerita yang berhubungan. Cerita-cerita
didalamnya saya suka. Ketika saya membacanya, tidak terasa lama dan berapa
halaman yang sudah saya baca karena memang larut dalam ceritanya. Cerita yang
disuguhkan juga menarik. Sederhana namun bermakna. Banyak pelajaran yang bisa
diambil. Misalnya saja dari judulnya, ephemera, yang berarti sesuatu yang
bersifat sementara. Ya sementara. Seperti jatuh cinta dan patah yang tertulis
dihalaman setelah cover. Karena jatuh cinta dan patah hati hanya sementara. Bukankah
ada yang dengan mudahnya membolak-balikan hati manusia?
Dan buku keduanya. Baru saya tamatkan kemarin malam. Kali ini
dalam bentuk novel. Ya novel Teka-Teki Rasa.
Novel ini menceritakan tentang kisah hafiz dan hasna. Diceritakan
mereka dulunya adalah teman satu SMA. Konsep dari penceritaannya cukup menarik.
Dimana setiap bab yang berbeda selalu bercerita melalui sudut pandang hafiz dan
juga hasna.
Hafiz dan Hasna dulunya satu sekolah, satu kelas. Tetapi mereka
berpisah ketika lulus sma. Tanpa kabar, terpisah dalam waktu yang cukup lama,
larut dalam pendidikannya. Walaupun demikian bukan berarti mereka pacaran atau
yang sebagainya. Keduanya saling menyimpan rasa tanpa mengungkapkan apa yang
terpendam. Keduanya hanya bisa menerka-nerka saja.
Buku ini sukses membuat saya kebawa perasaan saat
membacanya. Heheh (serius, jangan ketawa) gaya penulisan dari kak himsa ini
juga saya suka. Kalimatnya ringan dan juga indah. Bukan Cuma untuk teka-teka
rasa saja. Ephemera juga.
Dan sepertinya saya mulai suka baca buku yang tipe beginian.
Dan ternyata masih ada waiting list buku yang akan saya baca. Yakni ‘senja,
hujan, dan cerita’ dari boy chandra (saya beli ini karena suka covernya. Tanpa meilhat
sinopsis ataupun siapa penulisnya), dilan yang kedua (ini buku gak tamat2 sama
saya. Hahah), daan yang terakhir sastra klasik dari pak Pramoedya Ananta Toer
yang berjudul Arus Balik. Ya belum lagi saya berencana melengkapi koleksi
tetralogi buru yang mana baru seria 1 bumi manusia yang sudah saya baca. Ah namun
dengan kesibukan yang sekarang, waktu untuk membaca agak kurang tersedia. Belum
lagi kalo sudah capek, biasanya agak kurang mood untuk membaca.
Postingan ini saya tulis sebelumnya di word. Dan untuk yang
mengomen perhatikan huruf besar awal kalimat. Tu, sudah diperhatikan. Dibantu sama
microsoft word. wkwkwk
wuow wuow wuow. postingan ini menobatkan tahun 2016 merupakan tahun paling aktif saya dalam blogging selama 5 tahun belakangan ini. dengan postingan ini, 2016 menjadi tahun denga postingan terbanyak saya.

Cie yang akhirnya (baru) aktif lagi nge blog, haha. Ingat dulu blog kau isiny artikel2 apo sebagai wkwk. Menarik tuh buku-bukuny, rekomen yang mano ab? 😁
ReplyDeletesst lupakan. itu masa2 kelam. btw lah amb ikuti saran kau perhatikan huruf kapital. sampai amb tulis di posting akhir blog ko hahah
Deletekeduonyo kereen. rekomended galo. cuma gara beda konsep buku ajo. ado yang kumpula cerpen gitu, sebuah lagi emang sudah bentuk novel
Tapi amb cari di gramed dak d ab, apo dak mesti PO?
Deletekalo pertanyaan kau mesti PO, yo harus PO. soalnyo dak do di toko buku manapun fir. heheh
DeleteBuku Senja, Hujan & Cerita yang telah Usai gue punya tuh. Bagus bukunya. Kata-katanya juga indah. Kepengin bisa bikin tulisan seindah itu. Tapi rasanya susah, huhuhu...
ReplyDelete