![]() |
| Baru sampai, tiduran di posko cewek |
Hari berganti kami
bangun saat azan subuh berkumandang. Saat itu kami ber7 bergegas menuju masjid
terdekat untuk sholat subuh berjamaah disana. Dengan bermodalkan hp untuk
penerangan selama dijalan karena gelapnya minta ampun, kami Bersama menuju
masjid. Setelah sholat kami menyempatkan duduk disimpang dekat masjid, kenapa
begitu karena disana ada tempat duduk melingkar dan ternyata posisi disana ada
sinyal. Hal yang sangat ingin kami cari kala itu karena di wilayah sana itu
termasuk susah untuk mendapatkan sinyal internet (semoga saja sekarang sudah
lancar).
Malamnya kami
berkumpul bersama di posko. Karena hari ini hari kedua KKN dimulai yang berarti
segala aktivitas yang berhubungan dengan KKN sudah dimulai. Salah satunya apa? Memasak.
Yap, teman-teman cewek dihari kedua tanggal 5 juli ini mulai memasak dan hari
ini kali pertama kami makan bersama di posko dengan masakan sendiri. Hal itu
tentunya berlanjut 40 hari berikutnya. Bersyukur sekali saya mendapat teman
kelompok yang tidak rewel jika soal job memasak. Terimakasih teman-teman hehehe
![]() |
| Makan bersama di Hari Kedua |
Terlalu sulit bagi say ajika ingin menceritakan satu-satu pengalaman KKN
ini. Setiap hari ada saja hal yang berkesan yang dapat saya ingat. Seperti
cerita dihari ketiga atau keempat ketika kami disana. Saya memberanikan diri
untuk menjadi pengisi kultum subuh di dekat masjid dekat posko cowok. Satu hal
yang cukup berani bagi saya mengingat saya sedikit susah untuk berkomunikasi
lancar didepan orang banyak. Namun semua itu terlewati walaupun mungkin saat
membawakn tidak begitu menarik. Saya juga ingat ketika kami pertama kali
mengunjungi kantor wali nigari bersama-sama dengan pembimbing lapangan kami. Kala
itu kiranya kantornya tutup dan tidak orang dan sialnya lagi hari mulai hujan. Ya
akhirnya tinggallah kami di kantor menunggu pak wali datang. Hal yang kami
lakukan saat itu duduk-duduk santai sambal main uno. Sungguh mengasyikkan
sekali. Namun waktu sudah berllau cukup lama tapitidak kunjung datang juga. Ternyata
pak walinya terkurung hujan di masjid. Akhirnya DPL, Ari, dan saya pergi menjemput
beliau dengan menggunakan mobil Pak Ronal.
Pada minggu pertama kami juga menyempatkan jalan-jalan ke air terjun. Tempatnya
lumayan jauh dari posko, mungkin sekitar 1 jam setengah untuk sampai kesana. Setelah
sampai pun masih dilanjutkan dengan jalan kaki kurang lebih 10 menit. Oh sungguh
pemandangan yang sangat bagus ditambah suasana keakraban antar kelompok yang
membuat saya sangat senang untuk mengingatnya. Minggu pertama ini juga kalau tidak
salah ada acara di taman budaya. Saya lupa acaranya apa yang penting
berhubungan dengan agama dan saya ingat disana diisi oleh ustad Arifin Ilham.
Program kerja pada minggu pertama dan masuk minggu kedua juga sudah
mulai dijalankan. Ada yang menunggu saat di sekolah, ada yang berkunjung ke puskesmas
dan posyandu. Lalu tibalah tanggal 15 juli 2017 dimana saat itu hari sabtu. Kami
diizinkan untuk melaksanakan program kerja kami disana. Di sekolah banyak yang
kami lakukan, seperti penyuluhan sikat gigi dan cuci tangan yang baik dan
benar. Kalau saya pengenalan huruf jepang kepada anak-anak SD kelas 5 disana
dan tentunya masih banyak lagi proker menarik lainnya dari teman-teman.
Mengenai program kerja kelompok, kami berencana membuat taman PKK. Taman
itu nanti akan kami isi dengan tanaman obat kemudian disekililingnya di pagar. Hahahaha
lucu sekali jika saya ingat ini karena proker ini yang paling lama kami kerjakan.
Ya lamanya karena kami membuat pagar dan bahan pagarnya itu kami buat dari bambu.
Barang tentu kami tak mau keluar modal ribet dan juga karena sumber daya alamnya
yang banyak maka dari itu kami mencari sendiri bambunya. Ini seriusan proker ribet
namun kerjaan yang paling saya sukai. Dimulai dari menebang bambung kemudia
membelah menjadi potongan kecil. Lalu dibersihkan sehingga tidak ada bagian
yang tajam. Kemudian dipakukan pada kayu sehingga membentuk pagar. Menariknya pagar
kami ini selesai pada hari H pada saat pulang.
Oh ya hampir lupa, sebelum kelewat jauh saya ingin mengenalkan dengan
anak-anak sekitar. Ada Rafif, Fathan, Galang, dan Aldi. Untuk rafif ini saya
ingat pertama kali kami datang kesini. Saat kami lagi beristirahat di posko
pertama kali. Dia datang duduk di jendela tanpa ngomong apa-apa. Akhirnya dia
mendekat saat saya mengeluarkan HP dan saat itulah dia mulai dekat dengan saya.
Di posko sendiri, saya termasuk yang paling dekat dengan afif. Bahkan ketika
teman-teman lain membujuknya untuk melakukan sesuatu dan dia menolak, dia mau mendengarkan
arahan dari saya. Oh sungguh anak yang baik. Ah tidak saya jadi rindu dengan
suasana itu hahaha
Masuklah minggu-minggu terakhir di akhir bulan juli kami mengikuti
pembukaan turnamen voli disana sebagai panitianya. Kemudian penutupan dilakukan pada
tanggal 12 juli malam sampai tengah malam dengan acara orgen. Saya ingat bener
kami disana berjoget bersama. Ntah kenapa saya saat itu sangat bahagia malam
itu.
Sejujurnya masih banyak hal yang dapat saya ceritakan. Tapi sedikit
banyaknya diatas dapat membuat saya di kemudian hari untuk mengingat apa saya
yang telah terjadi kalau-kalau saya lupa. Lalu sesuai judulnya apakah indah? Saya
akan menjawab dengan yakin bahwa itu adalah masa yang paling kompleks bagi saya.
Dimana kami bergembira bersama, drama bersedih bersama-sama, melalui hari
bersama dan tentunya hal itu yang akan sangat membekas. Singkatnya ya indah, sangat indah.
Jujur, jika dibanding dengan pengalaman saya di jepang maupun di bandung
dengan durasi tinggal yang hampir sama. Tinggal didaerah dengan penuh
keterbatasan namun bersama-sama akan lebih menyenangkan dan membekas bagi saya.
Kepada teman-teman kelompok terimakasih untuk menjadi salah satu bagian
cerita penting dalam hidup saya.
Best Regards,
Abdian
DPL: Pak Ronal
Kelompok : Ari, abdian, wahyu, zikri, dodi, ardi, lutfhi, febrina, tyty, mamen, mila, teteh, imip, intan, enja, riza, bella, gita, tari, ica, ossy, nahal, mayang, ami, vebi, yenti, leon


0 komentar:
Post a Comment